Jumat, 01 Januari 2021

PENTINGNYA EVALUASI DIRI (MUHASABAH) PADA AWAL TAHUN BARU (2021)



_HAKIKAT pergantian tahun adalah waktu yang berputar dan berkurangnya waktu hidup kita di dunia. Berkurangnya usia berarti hilangnya kesempatan sebelumnya untuk meningkatkan amal ibadah. Waktu tidak bisa berhenti dan tak bisa kembali dan terganti. Itulah sebabnya, kita seharusnya menyadari dengan waktu yang berlalu dengan cepat, maka kematian juga semakin dekat._




🌹 KEGIATAN evaluasi biasanya dilakukan secara berkala, bisa bulanan, triwulanan, semester atau tahunan. Sehubungan dengan tahun baru 2021, penting bagi kita untuk mengevaluasi diri ( _muhasabah_).


🌺 PERIHAL evaluasi diri, kitab suci Alquran menjelaskan, *_“Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu."_* (QS Al-Baqarah ayat 284)


🌼 AYAT di atas menegaskan bahwa Allah akan menilai atau menghitung segala perbuatan kita. Jelas bahwa perhitungan Allah adalah yang paling teliti dan yang paling baik.


🌻 PUN pula, Allah menjelaskan, *_“Dan berapa banyak (penduduk) negara yang tidak menaati perintah Tuhannya dan Rasul-Nya, maka Kami hitung penduduk negara itu dengan hisab yang keras, dan Kami akan menghukum mereka dengan hukuman yang mengerikan."_* (Q.S. Ath-Thalaq ayat 8). 


💐 TUJUAN evaluasi diri adalah untuk melihat kekurangan dan kelemahan guna perbaikan di masa mendatang, *_"Yā ayyuhallażīna āmanuttaqullāha waltanẓur nafsum mā qaddamat ligad, wattaqullāh, innallāha khabīrum bimā ta'malụn."_*


🌷 ARTI ayat tersebut, *_”Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”_* (Q.S. Al-Hashr ayat 18).


🥀 UMAR BIN AL-KHATHTHAB menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, *_"Koreksi diri Anda sebelum Anda dihakimi dan hiasi (dengan perbuatan baik) untuk kinerja yang luar biasa (di Hari Kebangkitan)."_* (HR. Tirmidzi).


🌺 IMAM AL-GHAZALI mengingatkan bahwa jika prestasi hari ini lebih buruk daripada hari kemarin, termasuk mereka yang celaka. Jika hari ini sama dengan kemarin, itu yang kalah. 


🌹 JIKA hari ini lebih baik daripada hari kemarin, maka termasuk orang yang beruntung. Oleh karena itu, marilah kita mengevaluasi diri kita sendiri.


🌷 SETIDAKNYA ada empat poin penting dari evaluasi diri. Keempat poin tersebut adalah seperti yang di bawah ini.


✅ *Pertama*, evaluasi diri adalah perintah Allah, *_"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."_* (Q.S. Al-Hasyr ayat 18)


🌻 DENGAN evaluasi diri, seorang hamba yang beriman melaksanakan perintah-Nya. Seseorang akan selalu memperhitungkan diri sendiri sebelum menilai orang lain.


🌼 APAKAH dirinya sudah pantas sebagai hamba Allah yang baik? Apakah amalan-amalannya bernilai di sisi-Nya? Hidup di dunia ini adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan untuk mengumpulkan bekal bagi perjalanan di akhirat kelak.


✅ *Kedua,* evaluasi diri merupakan tolok ukur keimanan. Artinya, keimanan seorang hamba Allah ditentukan oleh sejauh mana dia dapat menerapkan evaluasi diri dalam kehidupannya.


✅ *Ketiga*, evaluasi diri merupakan karakteristik seseorang yang bertakwa. Dengan evaluasi diri, seseorang dapat sadar diri untuk meningkatkan kualitas amalan ibadahnya demi meraih ridha-Nya.


✅ *Keempat*, evaluasi diri merupakan kunci sukses manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan evaluasi diri, ada dorongan dari diri sendiri untuk melakukan yang lebih baik daripada hari kemarin. 

----------------☪️☪️☪️-----------


🕋 *_Ya Allah. Perbaikilah agamaku untukku yang merupakan penjaga perkaraku. Ya Allah. Perbaikilah duniaku yang di dalamnya terdapat kehidupanku. Ya Allah. Perbaikilah akhiratku untukku yang di dalamnya terdapat tempat kembaliku. Ya Allah. Jadikanlah hidupku sebagai tambahan untukku dalam setiap kebaikan, serta jadikanlah matiku sebagai istirahat untukku dari segala keburukan._*

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarrokatuh


_*🗣️SELAMAT DATANG TAHUN 2021.*_


Bismillahirrahmanirrahim...

Mari kita syukuri dan Kita mengisi tahun baru 2021 dengan segenap potensi yang ada, Semua adalah berkah dan amanah dariNya, yang jika dimaksimalkan dengan kebaikan dan kepintaran, akan mendatangkan kesuksesan sejati.


_Mаѕа lаlu аdаlаh ѕејаrаh, Hаrі іnі аdаlаh gоrеѕаn, Eѕоk hari аdаlаh hаrараn, *SELAMAT DATANG TAHUN 2021,* Sеіrіng реrgіnуа kеnаngаn 2020, Mеnуаmbut hаrараn 2021._


_Maksimalkan hari demi hari, bulan berganti Tahun, waktu demi waktu, dengan harapan dan semangat baru Insyaallah Kesuksesan akan selalu bersama kita, *Aamiin allahuma Aamiin.*_


*✍️Jangan lupa untuk awali tahun 2021 dengan berdzikir untuk membuka pintu Rezeki kita :*


*✅1. Memperbanyak Membaca : La hawla Wala Quwwata Illa billah :* 

↗️Barangsiapa yang lambat datang Rezekinya hendaklah banyak mengucapkan – La hawla Wala Quwwata Illa billah (HR. At- Tabrani)


*✅2. Membaca : "Laa ilaaha illallah, al-malikul haqqul mubin" :*

(Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan yang maha benar dan nyata) 

↗️Barangsiapa setiap hari membaca "Laa ilaaha illallah al-malikul haqqul mubin" maka bacaan itu akan menjadi Keamanan dari Kefakiran dan menjadi Penenteram dari rasa Takut dalam Kubur (HR. Abu Nu’aim dan Ad Dailami).


*✅3. Membaca : Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adziim :*

↗️Dari setiap Kalimat itu seorang MALAIKAT yang BERTASBIH kepada ALLAH Ta’ala sampai hari Kiamat yang Pahala Tasbihnya itu diberikan Untukmu. (HR. Al-Mustagfiri dalam Ad-Da’awat)


*✅4. Membaca Surat Al-IKHLAS :*

↗️Barangsiapa membaca Surat AlIkhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan Menghilangkan Kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya (HR. AtTabrani)


*✅5. Membaca Surat Al-WAQIA’AH :*

↗️Barangsiapa membaca surat Al-Waqiaah setiap malam…maka TIDAK akan diTimpa Kesempitan Hidup” (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman)


*✅6. Memperbanyak SELAWAT KEATAS NABI :*

↗️Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : 

Barangsiapa Berselawat kepadaku satu kali Selawat maka ALLAH akan membalas sepuluh kali Selawat dan Mengangkatnya Sepuluh DARJAT. (Imam Bukhari)


*✅7. Melazimkan BERISTIGHAFAR :*

↗️Barangsiapa melazimkan Beristighfar nescaya ALLAH akan Mengeluarkan dia dari segala Kesusahan dan Memberikan Rezki dari arah yang tidak diduga-duga” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah)


_🤲Ya ALLAH berikanlah kami Rezki yang Luas…yang Halal lagi Baik tanpa Memberatkan kami…. Jika Rezki kami ada diLangit maka Turunkanlah. Jika ada diBumi maka Keluarkanlah. Jika jauh maka Dekatkanlah. Jika Dekat maka Mudahkanlah. Jika sedikit maka Banyakanlah. Jika banyak maka BERKATI LAH. Semoga ALLAH Mengabulkan Do’a kita. *Aamiin Yarabbal'alamin.*_


*Awali Tahun 2021 dengan Ibadah shalat TAHAJUD...!™️📯*

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakaatuh.


_*🗣️MUHASABAH WAKTU DI AHKIR TAHUN 2020.*_


Bismillahirrahmanirrahim...

Tahun baru masehi sudah di depan mata. 12 bulan di tahun 2020 sudah penuh terlewati dan akan berganti bulan-bulan di tahun 2021. 


*Kehidupan manusia di dunia adalah* sebuah perjalanan, begitupun di akhirat kelak. Bedanya, perjalanan di dunia adalah bekal untuk perjalanan di akhirat. Sikap dan perilaku selama perjalanan hidup di dunia ini menentukan kebahagiaan dan kesengsaraan di akhirat.


*✅Perjalanan hidup di dunia dibatasi oleh waktu* yang sangat singkat sementara di akhirat adalah kehidupan abadi sepanjang waktu. 

Waktu. Satu kata singkat, namun memberikan dampak besar kehidupan manusia dan seluruh makhluk lainnya.


_✅Karena itu, Allah SWT sering kali berfirman, dengan menggunakan *waktu sebagai pertanda akan pentingnya hal tersebut bagi kehidupan manusia.*_

Di antaranya, demi masa (QS al-'Ashr : 1), demi malam apabila menutupi waktu siang (QS al-Lail : 1), demi fajar (QS al-Fajr : 1) dan demi waktu matahari sepenggal naik (dhuha) (QS adh-Dhuha :1).


*↗️Imam Fakhruddin Ar Razi mengatakan* dalam tafsirnya ketika menafsirkan surah al-'Ashr bahwa Allah SWT telah bersumpah demi waktu karena di dalam waktu memang mengandung berbagai keajaiban.


*✅Di dalam perjalanan waktu terdapat senang dan susah, sehat dan sakit,* serta betapa berharga dan mahalnya waktu yang tidak bisa dinilai dengan sesuatu apa pun. Bagi seorang Muslim, waktu adalah kehidupan dan kematian sekaligus.


*✅Seorang Muslim memahami waktu dalam tiga ranah, yakni Waktu lampau, sekarang, dan Nanti :*


*Waktu lampau* (dimaknai bahwa kehadirannya di dunia ini diawali oleh penciptaan dirinya oleh Allah SWT)

*Waktu sekarang,* (perjalanan ibadah untuk menggapai ridha Allah).

*dan Waktu Nanti* (Untuk melaksanakan perintah Allah dan menjauhi seluruh laranganNya, tuk meraih Surganya Allah..).


*↗️Allah SWT dengan tegas mengingatkan dalam surah QS Al-Asr: 1-3,* yang artinya, “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.''


Ayat ini menuturkan bahwa keberuntungan seorang Muslim adalah saat mengisi waktu hidupnya dengan keimanan, amal saleh, dan saling menasihati tentang kebenaran dan kesabaran.


_✅Karena seluruh perbuatan.akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah di waktu nanti, yakni kehidupan akhirat. Hanya ada dua tempat bagi manusia di waktu nanti: *Surga dan Neraka.*_


Seorang Muslim harus menyadari sepenuhnya bahwa, sepanjang perjalanan hidupnya hrs dipergunakan untuk melaksanakan perintah Allah menjauhi seluruh larangan Allah.


*Semoga bermanfaat dan selamat menikmati ibadah shalat TAHAJUD...!™️💯*

0 komentar:

Posting Komentar